|
Abstrak:
|
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah diakui sebagai salah satu
pendorong utama pertumbuhan ekonomi di banyak negara. UMKM memainkan
peran penting dalam pembangunan ekonomi karena mereka berkontribusi pada
penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, inovasi, dan kemajuan
teknologi.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan,
financial technology, dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di
Kecamatan Pulo Gadung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,
dengan populasi 25.513 pelaku UMKM yang terdaftar pada Suku Dinas
Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) kota
Administrasi Jakarta Timur.
Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Hair et al., di mana jumlah
indikator pertanyaan sebanyak 32 dikalikan 5, sehingga diperoleh jumlah
responden sebanyak 160 orang. Data dikumpulkan melalui survei, baik secara
langsung maupun tidak langsung, dengan menggunakan kuesioner. Teknik Partial
Least Square (PLS) digunakan untuk menguji instrumen pengumpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, financial technology
dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Pulo
Gadung terdapat pengaruh positif dan signifikan. Dan secara parsial variabel literasi
keuangan, financial technology, dan inklusi keuangan menunjukan persentase
sebesar 77,7% dan sisa nya 22,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain. |