|
Abstrak:
|
ABSTRAK
Rendahnya literasi keuangan digital (DFL) bagi usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM) serta tingkat pengangguran nasional akibat berkurangnya tenaga kerja
selama masa Covid-19 menjadi perhatian dan tantangan nyata bagi perekonomian
nasional. Orang-orang, di sisi lain, hebat dalam mendirikan bisnis dan menciptakan
lapangan kerja baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
permasalahan yang muncul akibat kurangnya literasi keuangan digital pada kinerja
UMKM. Isu ini mencakup literasi keuangan digital yang terdiri dari pengetahuan
keuangan, kesadaran keuangan, sikap keuangan, dan keterampilan keuangan, serta
dipengaruhi oleh perilaku keuangan terhadap kinerja UMKM di Jawa Tengah.
Penelitian ini berisi penelitian kuantitatif dengan memanfaatkan asosiasi kuarsa
yang berasal dari data yang dikumpulkan dari kuesioner yang disebarkan secara
luas. Kuesioner diisi oleh 219 orang di Purworejo, Jawa Tengah, oleh pelaku usaha.
Kuesioner ini diisi oleh 30 orang di pedesaan Purworejo dan 189 orang di
lingkungan Wilayah Purworejo. Untuk menguji hipotesis, validitas, reliabilitas, dan
koefisien determinasi dalam analisis data digunakan Structural Equation Model
(SEM)/SmartPLS 4.
Menurut temuan penelitian ini, Literasi Keuangan Digital yang meliputi sikap dan
kemampuan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku
keuangan di Desa Purworejo. Namun, pengetahuan keuangan dan kesadaran
keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan di pedesaan
Purworejo, sedangkan Literasi Keuangan Digital yang meliputi pengetahuan
keuangan, kesadaran keuangan, sikap keuangan, dan keterampilan keuangan
berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di pedesaan dan perilaku
keuangan. Selanjutnya, literasi keuangan digital yang meliputi pengetahuan,
kesadaran, sikap, dan kemampuan keuangan berdampak besar pada perilaku dan
kinerja keuangan UMKM di pusat perkotaan dan Wilayah Purworejo. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa pelaku usaha harus terus mengembangkan
pengetahuan di bidang keuangan mengenai perilaku keuangan, khususnya di daerah
pedesaan dimana kesadaran keuangan tidak diterapkan pada perilaku keuangan;
Selain itu, pelaku usaha UMKM saat ini menjadi penopang perekonomian negara. |